;

Rabu, 20 April 2011

6000 Tawanan Palestina di Penjara Israel, 245 Diantaranya Anak-Anak

Rabu, 20 April 2011

Gaza – PIP: Pakar Palestina bidang tawanan di penjara Isreal menegaskan, tidak ada satu pun dari keluarga Palestina, seluruhnya atau salah satu anggota keluarganya yang belum pernah ditahan di penjara Israel. Sebagianya malah beberapa kali mendekam dalam penjara tersebut.

Abdu Nasher Farawanah, pakar tawanan dan juga pernah mendekam di dalam penjara Israel dalam laporan terbarunya, menyusul peringatan hari tawanan yang akan jatuh pada 17 April mendatang mengatakan, sejak tahun 1967 pasukan Israel telah menangkap 750 ribu warga Palestina. 12.000 diantaranya adalah wanita dan puluhan ribu anak-anak.

Tidak ada satu wilayah pun di Palestina kecuali pasti ada penjara atau tempat penahanan dan penangkapan. Semua warga Palestina tanpa kecuali, seperti anak-anak, pemuda, kakek, ibu-ibu, wanita, nenek-nekek atau siapapun dari kalangan akademisi, dosen, pekerja ataupun politisi dan pemimpin politik Palestina pernah mengalami penjara Zionis.

Penangkapan ini terjadi hampir tiap hari dan merupakan bagian dari kebiasaan semua orang yang bekerja di lembaga-lembaga keamanan Zionis. Hal ini sudah menjadi budaya baku di kalangan mereka. Tidak pernah satu haripun terlewat kecuali pasti ada acara penangkapan. Bahkan kebanyakannya tidak terkait dengan perkara penting sebagaimana diklaim Zionis. Mereka melakukan semua itu, hanya untuk menghina, melecehkan ataupun balas dendam, hingga istilah-istilah penangkapan, tawanan dan penyiksaan sudah menjadi istilah baku dalam kamus Palestina dan merupakan bagian dari kebudayaan mereka.

Jumlah Tawanan

Dalam laporanya tahunanya, Farawanah mengatakan, tak kurang dari 6000 tawanan masih mendekam dalam penjara Israel. Puluhan ribu diantaranya adalah berkebangsaan Arab. sebanyak 820 divonis penjara seumur hidup satu kali atau beberapa kali. Lima tawanan diantaranya wanita, seperti dialami Ahlam Tamimi, Kahira Sadi, Daa Jayusi, Aminah Muna dan Sina Syahadah. Sementara Ahlam Tamimi adalah tawanan wanita yang paling lama dalam sejarah tawanan wanita. Ia divonis penjara 16 kali seumur hidup. Ia dipenjara sejak umurnya kurang lebih 10 tahun.

Farawanah melanjutkan, diantara para tawanan tersebut, 37 diantaranya adalah wanita, 245 anak-anak atau 4,1 % dari jumlah keseluruhan tawanan. Selain itu, ada ratusan tawanan anak-anak yang masih remaja. 180 tawanan administrasi. 12 aleg dan sejumlah pemimpin politik. Mereka semua terdapat di sejumlah penjara yang terbagi menjadi 17 rumah tahanan, seperti Raymon, Askelon, Ber Seba, Haradem, Jalbu, Shatah, Ramallah, Damona. Hasharon, Nagev, Uver dan yang lainya. (asy) www.infopalestina.com



...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 23.45
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar