;

Rabu, 20 April 2011

"Crabzilla" Asal Jepang, Bentang Kakinya Sepanjang Tiga Meter

Rabu, 20 April 2011

Kepiting terkenal karena cara berjalannya yang unik dengan sepuluh pasang kakinya. Tak hanya itu, ketika dimasak, kepiting bisa menjadi santapan lezat nan nikmat.Sama halnya dengan seekor kepiting yang ditemukan seorang nelayan di Lautan Pasifik. Namun ada satu hal yang membedakannya dari kepiting yang biasa dikonsumsi, yaitu ukurannya yang super besar alias raksasa.

Ya, kepiting yang dijuluki Crabzilla ini memiliki tubuh seukuran bola basket. Sementara kaki-kakinya sangat panjang, jika dibentangkan mencapai ukuran tiga meter. Saking besarnya, Crabzilla ini bisa memeluk mobil dan jari kakinya bisa tertarik hingga 4,57 meter. Bukan itu saja, pertumbuhan kepiting ini terus bertambah, bahkan bisa hidup mencapai 100 tahun.

Binatang yang memiliki nama Latin Macrocheira Kaempferi ini diimpor ke Inggris dan dipamerkan di Pusat Kehidupan Laut di Birmingham.

Ketika diangkat dari dasar air, Crabzilla terlihat pincang dan lesu. Kemungkinan karena dia tidak bisa menyeimbangkan kaki-kakinya yang sangat besar dan panjang. Kepiting ini ditemukan di kedalaman 300 meter, namun ia bisa hidup hingga kedalaman 800 meter.

Namun kepiting asal Jepang ini sejatinya predator. Tubuhnya berwarna oranye dan dilengkapi supit pembunuh.
“Kabarnya kepiting ini bisa tumbuh hingga empat meter. Tempat yang kami sediakan sudah terisi air dingin yang dibutuhkan Crabzilla. Ia akan berada di sana hingga akhir Maret nanti,” terang Grahan Burrows, kurator Pusat Kehidupan Laut Birmingham.

Keberadaan kepiting raksasa ini agaknya membuat gentar kepiting-kepiting lain yang berada di tempat sementaranya. Namun Burrows menjamin Crabzilla tidak agresif dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
“Ia telah menghabiskan waktunya di pusat karantina Dorset dan setelah dipamerkan, akan dipindahkan ke Pusat Kehidupan Laut Blankenberge Belgia,” imbuh Burrows.

Dijelaskan Burrows, kepiting raksasa asal Jepang ini diketahui sebagai jenis terbesar dari spesies arthropod.“Di Jepang kepiting selalu dijadikan makanan lezat, biasanya diberi garam dan dikukus. Namun makan kepiting di musim semi dilarang karena saat ini mereka sedang bertelur,” pungkasnya. (yc/timesonline.co.uk)

Kepiting Raksasa Terbesar di Dunia yang Masih Tersisa




...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 05.01
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar