;

Kamis, 07 April 2011

Berwisata ke Pulau Togean Hidden Paradise

Kamis, 07 April 2011

Obyek Wisata Pulau Togean - Sulawesi Tengah yang indah dan eksotis terutama alam bawah lautnya yang memiliki berbagai karang tropis dalam ukuran besar serta berbagai spesies ikan hias dan kepiting kenari.

Kepulauan Togean letaknya di Kabupaten Tojo Unauna Sulawesi Tengah. Perjalanan menuju Togean dapat ditempuh dua jam jalan darat dari Kabupaten Poso ke Ampana – Tojo Unauna yang dilanjutkan naik perahu motor.

Dikawasan Pulau Togean ini terdapat Gunung Merapi yaitu Gunung Colo yang pernah meletus pada awal tahun delapan puluhan.

Kegiatan Memancing, berlayar, berenang dan menyelam dapat dilakukan dikawasan ini. Sederetan pulau-pulau kecil dan besar yang berhutan lebat yang dihuni oleh babi hutan dan Pesisir pantai dihuni suku Bajou yang membuat rumah diatas laut .


Pulau-pulau kecil di Togean juga memiliki pantai berpasir putih untuk berjemur dan pada senja hari menikmati matahari terbenam.

Keindahan pulau-pulau karang menambah kecantikan alam Togean , Kepulauan yang terletak di tengah Teluk Tomini ini ditumbuhi kawasan hutan yang belum terjamah dan menjadi tempat perlindungan bagi hewan-hewan yang ada di dalamnya.

Obyek keindahan terletak pada di pantai dan laut dengan berbagai kombinasi bentuk karang berpadu dengan birunya air laut yang jernih.

Kepulauan Togean merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki tiga lingkungan karang yang berbeda yaitu karang atol, karang barier dan karang pantai yang semuanya menjadi habitat dari flora dan fauna laut.

Karang atol ini berbentuk pulau karang yang ditengah-tengahnya terdapat danau yang dalam.
Karang barier merupakan deretan karang yang berjejer mengelilingi pulau menyerupai benteng atau dinding di laut yang melindungi pulau dari terjangan ombak laut. Karang ini di kedalaman 200 mtr dan muncul diatas permukaan laut sampai dengan beberapa meter.

Pulau Batudaka merupakan pulau terbesar dan yang paling mudah dicapai di kepulauan Togean. Di Pulau Batu Daka ini selain desa Bomba sebagai desa pemukiman terdapat desa Wakai tempat/ pelabuhan pemberangkatan ke Pulau Kadidiri yang merupakan obyek wisata di kepulauan Togean.
Di desa Bomba sangat baik untuk berenang dan snorkeling dan mengunjungi goa kelelawar yang tidak terlalu jauh dari desa Bomba.

Beberapa kilometer ke arah pedalaman terdapat air terjun.
Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer , pantai yang sangat indah dengan lokasi snorkeling dan menyelam sempurna. tersedia banyak penginapan murah dan di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang.

Kawasan pemukiman utama di Pulau Togean adalah Desa Katupat ,di sekitar pulau terdapat kawasan pantai yang lebih indah dan sangat bagus untuk trekking.


Lokasi
Kepulauan Togian terletak di Teluk Tomini bagian selatan. Masuk dalam wilayah Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Tepatnya sekitar 500 kilometer sebelah timur Kota Palu.





Akibat aktivitas vulkanis jutaan tahun silam, sebagian besar pulau-pulau di sana terbentuk dari formasi karang dan tanah yang subur. Begitu tiba di sana, Anda akan melihat pulau-pulau ditumbuhi rimbunan pohon dengan perbukitan karang yang menyembul di sana-sini. Berpadu dengan hamparan laut biru menciptakan pemandangan yang sangat mempesona.

Gugusan pulau dengan dinding karang, pohon-pohon yang hijau, pasir putih seperti bercahaya diterpa sinar matahari, dan laut yang biru bersih akan langsung menyambut pandangan mata begitu tiba di Pulau Togian. Mayoritas etnik di kepulauan Togean berasal dari Gorontalo , sementara ada etnik asli yang hidup dengan rumah di atas laut yang disebut suku bajau. Di kejauhan tampak perkampungan To Bobongko dan Tau Bajo yang berdiri di atas laut, di perbukitan karang, dan di tepi pantai. Itu semua menciptakan keindahan yang tak ada bandingnya.

Kepulauan Togian menawarkan berbagai kegiatan menyenangkan yang akan membuat Anda sangat relaks. Apalagi suasasana di sana sungguh sejuk dan damai. Anda dapat bercanda di pantai pasir putih, snorkeling dan diving melihat keindahan terumbu karang dan berbagai binatang laut, jelajah pulau yang masih alami, serta menikmati sajian khas warga Togian yang sebagian besar adalah makanan laut.


Pada tanggal 19 Oktober 2004, Kepulauan Togean telah ditetapkan sebagai Taman nasional yang meliputi 292,000 hektar ekosistem laut dan 70.000 hektar area darat. Termasuk 10.659 hektare hutan lindung dan pelestarian mangrove. Karena lokasinya yang jauh dari mana mana, serta posisinya yang terlindungi di teluk Tomini, membuat daerah ini sangat terasa terpencil sekaligus indah dan bersih dari polusi.

Pulau Kadidiri adalah pusat dari Kepulauan Togean, di Sulawesi Tengah. Tak jauh dari Wakai, sebuah kota kecamatan yang menjadi sentra kepulauan ini. Pulau Kadidiri adalah yang paling popular diantara pulau pulau yang tersebar seluas 90 km persegi di Kepulauan Togean.

Tahun 2001, Conservation International Indonesia (CII) menemukan 596 jenis ikan, dan 555 jenis moluska. Lembaga ini juga menemukan berbagai satwa langka kima raksasa, penyu hijau, penyu sisik, dan paus pilot. Tahun 2007, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies baru burung endemik yang disebut burung kacamata Togian.

Habitat ikan dan moluska mengindikasikan kesuburan terumbu karang di sana. Terdapat 262 jenis terumbu karang. Terhampar seluas 132.000 hektar dan menjadi lokasi terumbu karang terluas di Indonesia. Sebagian lokasi dijadikan sebagai dive spot yang banyak dikunjungi wisatawan. Beberapa yang terbaik adalah di sekitar Pulau Togian dan Pulau Kadadiri.



Kepulauan Togian memiliki kebudayaan yang unik. Daerah ini dihuni oleh Suku Bajo dan Suku Bobongko. Suku Bajo membangun perkampungan di atas laut. Tinggal di rumah-rumah panggung yang tiangnya tertancap dalam ke dasar laut. Mereka sangat ramah menyambut kedatangan wisatawan dan memperbolehkan Anda menyaksikan aktivitas harian mereka. Selain bercocok tanam, mereka juga memiliki kebiasaan unik menombak ikan.

Hampir setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna menggelar Festival Togian. Jika Anda datang pada waktu yang tepat, yaitu sekitar bulan Juni, Anda akan melihat penduduk asli dengan keunikan tradisi mereka. Mempertontonkan kesenian dan hasil kerajinan tangan yang unik. Festival ini juga diikuti oleh berbagai komunitas kebudayaan di Sulawesi Tengah.


Taman Laut Togean sang Harta Bawah Laut Terpendam,Setelah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata utama tahun 2012 oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kepulauan Togean semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Terletak di Kabupaten Tojo Una Una di Teluk Tomini, keindahan Togian membuat daerah yang terpencil ini sangat gemar didatangi oleh wisatawan asing. Foto-foto yang diambil di sini diambil di Pulai Taipi yang merupakan bagian dari Kepulauan Togian.



Film Dokumenter Teluk Tomini Laris di INDIA


Dalam konferensi IASC (International Association for the Study of the Commons) di Hyderabad India bagian Selatan, film dokumenter mengenai Teluk Tomini laris habis dibagikan. Film dokumenter ini disiapkan oleh program Teluk Tomini atau Tomini Bay Sustainable Coastal Livelihoods and Management (SUSCLAM) yang turut diundang dalam konferensi bergengsi tersebut. Konferensi yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini bermanfaat bagi pemerintah dan praktisi dalam melaksanakan mengambil kebijakan pengelolaan sumberdaya milik bersama.

SUSCLAM adalah organisasi non-pemerintah yang bermarkas di Gorontalo, fokus pada pemberdayaan sumber daya pesisir di kawasan Teluk Tomini yang meliputi sebagian wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo, khususnya konservasi hutan mangrove.









...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 20.02
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Posting Komentar