;

Senin, 25 April 2011

Latihan Otak Tengah: Rahasia Sukses Latihan Otak Tengah di Rumah dan Meningkatkan Kemampuan Anak..!

Senin, 25 April 2011


Ada beberapa hal yang menjadi prinsip kesuksesan dari peserta dalam latihan dirumah pasca training aktivasi otak tengah ini. Materi ini sering diutarakan, yaitu saat orang tua peserta mengikuti acara Parenting yang biasa dilakukan pada hari ke 2 saat training aktivasi sedang berlangsung. Namun apa salahnya kita juga tampilkan di web ini untuk tujuan supaya selalu ingat akan peran orang tua dalam melatih anak dirumah. Terutama 30 hari pertama setelah training aktivasi otak tengah.

HAL – HAL YANG HARUS DILAKUKAN :
  1. Selalu kreatif dalam melatih.
  2. Temani anak saat berlatih dan Terus memuji anak.
  3. Dengan aktivasi otak tengah semua Panca Indera anak menjadi lebih sensitive.
  4. Setiap anak mempunyai hasil yang berbeda, sekalipun anak kembar. Selalu menemukan yang special dalam diri anak dan jangan membandingkan dengan anak lain.
  5. Tujuan akhir latihan adalah untuk perkembangan otak anak.

4 RAHASIA SUKSES UNTUK MENGETAHUI & MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK SETELAH AKTIVASI OTAK TENGAH :
  1. Ciptakan Kondisi Gembira pada Anak.
  2. Ciptakan Kondisi Rileks pada Anak.
  3. Ciptakan Kondisi Puncak pada Anak.
  4. Ciptakan Kondisi Kebersamaan pada Anak. (Berlatih Bersama).

ANAK DALAM KONDISI SEHAT
Kondisi yang sehat akan menambah daya tangkap dan menyerap materi anak lebih mudah dan cepat. Dalam kegiatan yang akan dilakukan ini akan banyak menyerap tenaga dari anak.oleh karena itu anak diharuskan dalam mengikuti latihan ini dalam keadaan sehat. Minum mulitivitamin yang mendukung kesehatan, makan makanan yang sehat dan minum air yang banyak anak mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan anak.

ANAK DALAM KONDISI SENANG ATAU GEMBIRA
Jika anak tidak mau belajar, mereka menganggap bahwa belajar adalah suatu kegiatan yang kurang menyenangkan dibandingkan dengan bermain atau nonton. Untuk mengatasi anak yang malas belajar adalah dengan membuat anak menganggap belajar adalah kegiatan yang menarik, menyenangkan atau membuat mereka sadar bahwa belajar adalah suatu kebutuhan.

Beberapa tips untuk membuat anak dalam kondisi senang atau gembira:
a) SUASANA YANG MENYENANGKAN adalah SYARAT MUTLAK yang diperlukan supaya anak senang belajar. Menurut hasil penelitian tentang cara kerja otak, bagian pengendali memori di dalam otak akan sangat mudah menerima dan merekam informasi yang masuk jika berada dalam suasana yang menyenangkan.

b) Membuat ANAK SENANG BELAJAR adalah JAUH LEBIH PENTING daripada menuntut anak mau belajar supaya menjadi juara atau mencapai prestasi tertentu. Anak yang punya prestasi tapi diperoleh dengan terpaksa tidak akan bertahan lama. Anak yang bisa merasakan bahwa belajar adalah sesuatu yang menyenangkan akan mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan sangat mempengaruhi kesuksesan belajarnya di masa yang akan datang.

c) Kenali tipe dominan CARA BELAJAR ANAK, apakah tipe AUDITORY (anak mudah menerima pelajaran dengan cara mendengarkan), VISUAL (melihat) ataukah KINESTHETIC (fisik). Meminta anak secara terus menerus belajar dengan cara yang tidak sesuai dengan tipe cara belajar anak nantinya akan membuat anak tidak mampu secara maksimal menyerap isi pelajaran, sehingga anak tidak berkembang dengan maksimal.

d) Belajar dengan JEDA WAKTU ISTIRAHAT setiap 20 menit akan JAUH LEBIH EFEKTIF daripada belajar langsung 1 jam tanpa istirahat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu melakukan konsentrasi penuh paling lama 20 menit. Lebih dari itu anak akan mulai menurun daya konsentrasinya. Jeda waktu istirahat 1-2 menit akan mengembalikan daya konsentrasi anak kembali seperti semula.

e) Anak pada dasarnya mempunyai naluri ingin mempelajari segala hal yang ada di sekitarnya. Anak akan menjadi SANGAT ANTUSIAS dan SEMANGAT untuk belajar jika isi/materi yang dipelajari anak SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK. Anak akan menjadi mudah bosan jika yang dipelajari terlalu mudah baginya, dan sebaliknya anak akan menjadi stress dan patah semangat jika yang dipelajari terlalu sulit.

ANAK DALAM KONDISI RILEKS
Menurut peneliti asal Amerika Serikat, bila kita rileks, memori akan semakin kuat dan daya ingat akan berlangsung lama. Sebab, neuron-neuron itu saling berkesinambungan dengan gelombang otak tertentu. Sehingga, metode ini digunakan pada mereka yang mengalami kesulitan belajar.

Disebutkan para ilmuwan dalam the Journal Nature, bahwa sinkronisasi otak dipengaruhi gelombang theta, yang berhubungan dengan relaksasi. melamun, mengantuk, pembelajaran, dan pembentukan memori. Dipertegaskan juga oleh para ilmuwan, yaitu saat pikiran santai, neuron relaksasi bekerja untuk meningkatkan memori.

“Saat neuron berhubungan dan terkoordinasi dengan baik kegelombang theta selama pembelajaran, membuat ingatan lebih kuat.” Kata Adam Mamelak, ahli bedah saraf di Cedars-Sinai Medical Center, Los angeles.

ANAK DALAM KONDISI PUNCAK

Untuk membuat kondisi puncak pada anak salah satunya dengan memberikan hadiah-hadiah kecil atas hasil yang telah anak capai. Memberi hadiah tentu baik dan sehat buat hubungan orang tua-anak. Tentu saja memberikan hadiah juga harus memperhitungkan aspek lainnya agar tidak menjadikan anak manja.Kekhawatiran bahwa pemberian hadiah dapat menjadikan anak manja masuk akal, bila hadiah diberikan terlalu banyak atau terlalu mewah atau bersifat manipulatif.

Hubungan antara manja dengan pemberian hadiah ini. Kalau hubungan orang tua-anak bersifat manipulatif, maka kemungkinan hadiah menjadikan anak manja akan semakin besar.Jadi, pemberian hadiah haruslah dijauhkan dari hubungan manipulatif orang tua-anak ini, sehingga betul-betul menjadi pemberian yang bermakna dan berkesan.


ANAK DALAM KONDISI KEBERSAMAAN. (LATIHAN BERSAMA)
Untuk membuat kondisi ini, diperlukan latihan bersama yang biasanya dilakukan oleh cabang Indonesia Jenius di kota anda. Dengan latihan bersama anak-anak akan bersama mempunyai teman yang “senasib”, yaitu teman-teman yang sudah ikut training. Perasaan sesama alumni yang ada dalam diri anak sangat meningkatkan rasa keprcayaan diri, selain rasa kangen diantara mereka. Mereka selalu ingat akan suasana selama 2 hari mengikuti training. Suasana itulah yang kita bangun pada anak-anak.


Sumber : Buku To Be Genius – Indonesia Jenius




...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 03.14
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar