;

Selasa, 19 April 2011

Oknum Anggota Brimob Perkosa Siswi SD

Selasa, 19 April 2011

MATARAM - Oknum anggota Brimob Polda Nusa Tenggara Barat, Bripda Wayan Suk diduga telah memperkosa murid kelas tiga sekolah dasar. Melati, sebut saja demikian dilaporkan disetubuhi pelaku di kawasan Asrama Brimob Polda NTB, Minggu (17/4/2011).

Melati setiap hari memang sering bermain di lingkungan asrama brimob Polda NTB. Hal tersebut ternyata menarik perhatian Bripda Wayan Suk. Akhirnya, dia nekad untuk menggagahi bocah yang baru berumur sepuluh tahun itu.

Korban tinggal di lingkungan Karang Panas, kelurahan Ampenan, kecamatan Ampenan, kota Mataram tidak jauh dari Asrama Brimob.

Terungkapnya kasus dugaan perkosaan ini, berawal dari kecurigaan bapak korban yang melihat anaknya pulang dengan berlumuran darah di sekitar alat vitalnya. Awalnya Melati mengaku jatuh dari sepeda, namun setelah ditanya oleh ibu kandungnya melati akhirnya mengaku kalau baru habis diperkosa oleh oknum anggota Brimob saat main-main di sekitar asrama setempat.

"Saya kaget lihat banyak darah, dan saya meminta pelaku harus dihukum berat,” ujar
Saenudin.

Kasus dugaan perkosaan itu kemudian dilaporkan ke Polres Mataram dan korban langsung divisum di Rumah Sakit Bayangkara Polda NTB.

Hingga minggu malam, korban mengalami pendarahan dari alat vitalnya sehingga orang tua korban merujuk kembali anaknya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan secara intensif. Pelaku sempat mendatangi ketua RT, tempat tinggal korban untuk berdamai. Namun permintaan pelaku ditolak oleh orang tua korban dan ngotot meminta kasus ini dilanjukan ke proses hukum.

Sementara Kapolres Mataram, Akbp Nyoman Sukena menjelaskan pelaku dalam proses penyidikan dan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Kapolres menegaskan, kendati pelakunya oknum anggota tetap akan diproses sebagaimana tindak pidana biasa/ tidak dibeda-bedakan siapa pelakunya.



...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 00.26
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar