;

Kamis, 21 April 2011

Pilih Ganteng atau Takwa?

Kamis, 21 April 2011

Irfan Bachdim, Justin Beiber, Keanu Reeves, Tom Cruise, Leonardo de Caprio, Dude Herlino, dan masih banyak deretan nama cowok lainnya. Kata banyak orang, mereka cakep, ganteng, tampan bin kasep. Kok kata orang? Karena apa yang menurut kata orang banyak, belum tentu saya sependapat dengan mereka. Suka-suka donk!

Semua nama tersebut adalah deretan selebritis yang terkenal di bidangnya masing-masing. Dari semua nama tersebut, hanya Irfan Bachdim saja yang background-nya adalah sepak bola. Selebihnya adalah kalangan artis dan bintang sinetron/film. Tak heran, karena bidang ini (baca: entertainment) memang mengharuskan wajah cakep sebagai modal utama bila ingin terkenal.

Kalau yang tak punya wajah cakep, gimana donk? Kalau nekad pingin terkenal di dunia selebritis, tanpa modal cakep dan body seksi maka kamu harus punya kebalikannya. Apaan tuh? Sorry, gak tega bener sebetulnya mau bilang kalo kebalikan wajah cakep adalah wajah (maaf) ancur. Coba aja kamu perhatikan nama-nama semisal Mandra dan Tukul. Mereka selalu mentertawakan diri sendiri dengan banyolan yang intinya pengakuan bahwa wajah mereka sendiri jauh dari harapan (akhirnya bisa nemu padanan kata yg sopan untuk istilah wajah ancur hehehe).

Tapi ngemeng-ngemeng (baca: ngomong-ngomong), apakah wajah cakep atau ganteng itu segitu pentingnya sih buat manusia terutama remaja seusia kamu? Apakah tak ada faktor lain yang bisa dilihat dari seorang cowok selain tampilan fisiknya semata?

Ganteng, penting nggak sih?

Bisa dipastikan hampir 100% dari kamu menjawab PENTING. Biar bagaimanapun, hal pertama yang bakal diperhatikan orang adalah wajah dan penampilan. So pasti, kamu bakal bangga kalo berdampingan dengan cowok cakep dibandingkan dengan cowok jelek. Diajak jalan-jalan oke, dikenalkan ke teman-teman bangga, diajak kondangan bisa nambah PD. Kayaknya asyik banget punya pendamping yang ganteng abis.

Masalahnya, definisi ganteng itu yang kayak gimana sih? Apakah yang kayak Kaenu Reeves? Atau Tom Cruise, Irfan Bachdim, Teuku Wisnu, atau siapa pun itu yang biasa nongol di TV karena modal tampangnya dianggap oke punya?

Ternyata ganteng menurut kamu belum tentu sama menurut temanmu. Begitu juga ganteng menurut saya, belum tentu kamu sependapat juga. Jadi sebetulnya, semua cowok itu ganteng, sama kayak semua cewek itu cantik. At least, menurut ibu bapak masing-masing. Coba mana ada ortu yang nyesel punya anak karena wajah anaknya jelek trus malah muji-muji anak tetangga? Kalo pun ada itu ortu yang menghina diri sendiri namanya hehehe…

Back to topic, tentang ganteng tidaknya seorang cowok. Tak ada standar baku rumus kegantengan seseorang itu. Artinya, cakep itu relatif dan jelek itu mutlak hehehe…just kidding. Maksudnya, gak usah jutek kalo pendapat kalian berbeda satu sama lain untuk menilai kegantengan seorang cowok. Udah deh, yakin aja bahwa cowok yang paling ganteng saat ini adalah bapak kamu. Hayoo…berani gak kamu bilang bapak kamu gak ganteng? Ibumu aja sampe kesengsem dan mau nikah kok sama beliau.

Cowok ganteng berikutnya adalah yang jadi suami kamu kelak. Ya iyalah, gak mungkin banget suami kamu cantik kan? Jadi gak usah kurang kerjaan sekarang ini dengan membikin tabel kegantengan seseorang. Biarpun ganteng, toh mereka juga gak kenal sama kamu. Lebih parah lagi adalah apabila ganteng cuma wajah tapi kelakuan naudzubillah. Idih…enggak banget!

....Meskipun ganteng itu penting tapi jangan sampai kamu melupakan faktor lain semisal kualitas otak dan akhlak seseorang....
Jadi meskipun ganteng itu penting tapi jangan sampai kamu melupakan faktor lain semisal kualitas otak dan akhlak seseorang. Menjadi ganteng tak bisa dipilih, tapi mempunyai otak dan akhlak yang berkualitas itu adalah pilihan yang harus melalui proses tertentu untuk mencapainya.

Dan factor inilah yang lebih pantas mendapat apresiasi dibandingkan wajah rupawan yang tak ada upaya apa pun dilakukan untuk meraihnya.

Ganteng bukan jaminan

Kamu tahu Mas Nunu alias Keanu Reeves yang main film Speed dan The Matrix? Cewek mana yang gak kesengsem sama kegantengan nih cowok? Tapi tahukah kamu kalo Mas Nunu ini ternyata hombreng alias homo alias lagi dia suka dengan sesama cowok dan melakukan hubungan seksual juga dengan cowok. Hiii….kucing cowok aja juga males banget naksir sesama kucing cowok. Lha ini manusia yang punya akal, lha kok malah jeruk makan jeruk!

Irfan Bachdim, seantero rakyat Indonesia tersepona (baca: terpesona) wajah gantengnya yang kebetulan dikombinasikan dengan skill pintar menggiring bola. Tapi tahukan kamu selera cewek yang menjadi pacar si Irfan ini? Jennifer Kurniawan, pacar si Irfan Bachdim ini berprofesi sebagai model semi telanjang yaitu hanya memakai pakaian dalam.

Ganteng ternyata bukan jaminan untuk melihat kualitas seseorang. Ganteng adalah tampilan fisik yang seringkali mengecoh banyak orang untuk perbuatan buruk di baliknya. Ganteng adalah sebuah anugrah fisik yang sudah ‘given’ alias takdir dari Allah. Seseorang gak bakal bisa memilih punya wajah cakep seperti Nabi Yusuf misalnya. Apapun kondisi fisik kita, mancung tidaknya hidung kita, memble tidaknya bibir kita, lentik tidaknya bulu mata itu adalah sesuatu yang tidak bisa dipinta. Lagipula tak bakal ada hisab atas diri manusia hanya karena wajahnya nggak ganteng dan hidungnya pesek.

....Ganteng ternyata bukan jaminan untuk melihat kualitas seseorang. Apalagi, kegantengan seseorang itu tidak abadi....
Masih banyak contoh kasus lain yang menunjukkan bahwa kegantengan seseorang itu tidak abadi. Selayaknya harta yang cuma barang titipan, kegantengan seseorang itu Cuma pinjaman dan amanah dari Allah untuk dijaga dengan baik. Karena Cuma barang pinjaman, maka bila sewaktu-waktu yang punya barang meminta hak-Nya kembali maka kita semua harus siap.

Dan bila kegantengan ini yang dijadikan acuan untuk memilih pendamping maka siap-siap saja kamu akan kecewa selayaknya istri Gugun tersebut. Namun bila kualitas diri dan keimanan seseorang yang dijadikan pilihan, maka ketika ketampanan itu direnggut oleh penyakit atau takdir yang lain, maka tak akan mudah seseorang itu berpaling.

Don’t judge a book by its cover, kata orang bule. Jangan menilai sesuatu hanya dari tampilan luarnya saja, itu terjemahan bebasnya. Orang bertampang jauh dari ganteng, belum tentu hati dan akhlaknya tidak seganteng wajahnya. Begitu juga sebaliknya. Betapa banyak di luar sana, laki-laki yang memanfaatkan kegantengannya untuk menipu para gadis pemuja fisik semata. Si gadis dirayu dengan pesona fisik yang dimilikinya kemudian dinodai dan dicampakkan. So, berhati-hatilah kamu dengan tampilan ganteng namun kelakuan tak seganteng wajahnya itu.

Takwa adalah utama

Waktu saya masih ABG dulu (cie...serasa udah uzur nih jadinya hehehe:P) saya sudah punya standar ganteng tersendiri. Biar kata semua teman bilang si A ganteng, saya bertahan dengan pendapat saya bahwa si B lebih ganteng daripada si A. Itu karena sedari remaja saya tumbuh menjadi sosok yang punya prinsip.

Ganteng menurut saya adalah sosok cowok yang cerdas dan luas wawasannya. Biar kata kayak Keanu Reeves atau Tom Cruise tapi kalo diajak ngomong tulalit, dia jadi gak ganteng blas di mata saya. Begitu sebaliknya, biar kata dia wajahnya kayak Tukul tapi kalo tuh cowok cerdas, luas wawasan, aktif organisasi, baik, suka menolong, prilaku sopan dan terpuji, maka cowok kayak gini yang jauh lebih oke dibandingkan yang pertama tadi. Seiring pemahaman Islam yang makin bagus, saya punya syarat mutlak bagi cowok untuk dibilang ganteng. Apakah itu? Yaitu nurut sama Allah dan Rasul-Nya alias bertakwa.

Disebutkan dalam surat At-Taubah 30-31 bahwa seorang budak yang hitam legam tapi beriman jauh lebih baik daripada orang kafir meskipun wajahnya rupawan. Udah deh, nurut sama petunjuk Allah ini dijamin bahagia dunia akhirat. Betapa banyak mereka yang mempunyai pendamping berwajah rupawan tapi keluarganya malah hancur berantakan. Inilah akibatnya apabila sebuah amal tidak dilandasi dengan ketakwaan tapi hanya berdasar hawa nafsu semata.

Nah, karena kamu-kamu sekarang masih sibuk sekolah gak usah sok sibuk mikirin cowok ganteng. Belajar aja yang rajin karena jodoh sudah ada yang ngatur. Kalo untuk urusan ngefans, pilih sosok yang emang pantas untuk difans-i. Jangan sembarangan karena sesungguhnya seseorang itu bersama dengan yang dicintai. Males banget kan kalo ternyata kamu salah memilih idola trus idolamu itu masuk neraka dan kamu ikut nyebur ke dalamnya. Hiii..nggak keren jadinya!
....Takwa adalah standar setiap muslim dan mukmin yang memang peduli terhadap urusan dirinya baik dunia dan akhiratnya....


Takwa adalah standar setiap muslim dan mukmin yang memang peduli terhadap urusan dirinya baik dunia dan akhiratnya. Gak asal ikut-ikutan saja tanpa tahu kenapa ngefans sama si ini dan si itu.

Karena sungguh, setiap amal baik itu perbuatan ataupun perkataan dan yang terbersit di dalam hati manusia, semua akan dimintai pertanggungjawaban nanti di hadapan Allah.

Energi masa mudamu lebih baik disalurkan untuk hal-hal yang jauh lebih berguna daripada ngefans sama sosok-sosok ganteng tapi gak jelas kualitas otak, akhlak apalagi imannya. Misalnya saja, ngefans sama pejuang di Palestina sana yang berusaha mengusir Israel penjajah. Ngefans dengan mereka yang getol beramar makruf nahi mungkar demi tegaknya Islam di muka bumi. Dan tentunya ngefans di atas semua itu ditujukan pada Rasulullah Muhammad SAW dan seluruh keluarga dan para sahabatnya. Dijamin surga semua tuh. Gak rugi pokoknya kalo kamu ngefans sama sosok yang tepat seperti itu.

Jadi, mulai sekarang jatuhkan pilihanmu pada pilihan yang tepat ya. Lebih baik memilih ganteng tapi bertakwa daripada sudahlah tak ganteng tak bertakwa lagi. Aduh…rugi kuadrat tuh. Intinya, factor takwa harus menjadi prioritas dibandingkan kegantengan ketika kamu ngefans pada seseorang atau memilih pendamping kelak. Muslimah smart so pasti tak akan salah pilih. Pasti itu! [voa-islam.com]


...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 00.09
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar