;

Selasa, 09 Agustus 2011

Al Jazari, Si Bapak Robot

Selasa, 09 Agustus 2011


Islam sudah mengenal kemajuan teknologi Islam sejak abad ke-13 M.
Hal itu dibuktikan dengan terciptanya sebuah mesin robot dari tangan seorang bernama Al Jazari.

Beliau adalah ilmuwan Islam cerdas berasal dari sebelah Utara Mesopotamia, yaitu kawasan di utara Irak dan timur laut Syiria.Tidak hanya itu, tokoh ini juga mampu menciptakan robot yang mirip manusia.

Kemampuan beliau ini lebih dulu unggul dibandingkan tokoh barat, Leonardo Da Vinci yang baru merancang pembuatan robot pada 1478. Karena itulah, Al Jazari pun dijuluki sebagai "Bapak Robot"

Salah satu mesin robot terkenal buatan Al Jazari adalah mesin yang berbentuk sebuah perahu. Perahu itu terapung di sebuah danau dan ditumpangi empat robot pemain musik.

Masing-masing robot pemain musik punya tugas penting. Ada yang berperan sebagai penabuh drum sebanyak dua orang. Ada juga yang meniup harpa dan suling. Canggih!

Mereka semua itu diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam acara jamuan minum.
Sebagai robot pemain musik, tentu saja, mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah.

Misalnya saja, robot penabuh drum ciptaannya, dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!

Nah, penemuan penting lainnya dari ilmuwan yang bernama lengkap Ibnu Al Jazari adalah pencuci tangan otomatis. Hmm, keran yang otomatis keluar air tanpa harus diputar, berkat penemuan bapak robot inilah cara kerja keran otmatis itu hingga saat ini.

Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet moderen. Robot ini berbentuk seorang wanita yang berdiri dengan sebuah baskom terisi air.

Teknologi yang dikembangkan Al Jazari mencapai 50 jenis dan semua ditulis dalam kitab yang berjudul The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices.

Wow, benar-benar hebat!







...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 19.37
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar