;

Senin, 14 Mei 2012

Top 10 Tempat yang Paling Banyak di Kunjungi Di Bandung

Senin, 14 Mei 2012

Bandung, kota yang indah dari bunga ini juga dikenal sebagai Paris Jawa. Hal ini terletak di ketinggian 768 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh pegunungan vulkanik. Ada cukup beberapa harus-melihat tempat-tempat di Bandung dan wisatawan dapat menginap di salah satu hotel Bandung banyak dan menjelajahi tempat-tempat ini.

1. Tangkuban Perahu: Hanya 25 km dari Bandung adalah gunung berapi yang paling indah Tangkuban Perahu artinya upturning dari perahu. Tempat itu memiliki banyak hal untuk mengeksplorasi. Satu dapat perjalanan turun melalui kawah, dan di salah satu kawah yang disebut Kawah Domas ada geyser panas banyak. Legenda mengatakan bahwa Sangkuriang sekali membangun sebuah perahu besar dalam satu malam sebagai tugas yang diberikan kepadanya oleh Dayang Sumbi. Melihat Sangkuriang menyelesaikan tugas sebelum waktu, Dayang Sumbi membentangkan kain sutra merah ke timur kota memberikan ilusi fajar. Marah dengan Sangkuriang kegagalan sendiri menendang perahu begitu keras sehingga terbalik dan sejak saat itu adalah seperti itu.

2. Kawah Putih, yang berarti kawah putih, terletak di puncak Mt. Patuha. Meskipun disebut kawah putih, warna kawah terus berubah dari hijau muda menjadi putih dan bahkan kuning. Tempat itu terlihat sangat bagus di kabut.

3. Pasar Baru Trade Center adalah salah satu pasar tempat ikon Bandung. Dengan tujuh lantai dan dua basement untuk berbelanja, tempat ini memiliki berbagai pilihan hal untuk memilih dari, dan itu adalah surga bagi mereka yang mencari pengalaman belanja yang megah.

4. Ciater Hot Spring adalah sebuah taman kecil yang indah dengan kolam air panas di mana satu dapat bersantai dan berenang. Kolam mendapat air hangat dari aliran air panas yang penuh dengan mineral. Hal ini mengatakan bahwa mandi di kolam ini menyembuhkan masalah kulit banyak dan rematik. Taman ini juga memiliki lapangan tenis, restoran dan area berkemah.

5. Villa Isola: Salah satu art-deco bangunan populer dari Bandung, Villa Isola dibangun pada 1933 oleh arsitek Belanda Charles Prosper Wolff Schoemaker untuk jutawan suatu DW Italia Berretty. Ia kemudian diubah menjadi sebuah hotel dan saat itu adalah Universitas Indonesia bangunan headmastership Pendidikan.

6. Gedung Sate adalah contoh yang indah arsitektur barat penggabungan dengan arsitektur asli. Bangunan ini nick-bernama sebagai bangunan Kebab dengan mengacu pada tiang bendera gedung. Gedung Gedung adalah salah satu bangunan terbesar dari Bandung dan dibangun oleh arsitek Belanda J.Gerber pada tahun 1922. Saat ini ia berfungsi sebagai gedung Gubernur.

7. Paris Van Java Mall: surga pembelanja ini terletak di pusat kota dan dilengkapi dengan semua fasilitas modern. Ini adalah mal yang sempurna di mana orang dapat menemukan apa saja dari kain untuk aksesoris, dari sudut makanan untuk film bioskop.

8. Museum Konferensi Asia-Afrika juga disebut Gedung Merdeka dan adalah contoh lain dari art deco bangunan. Bangunan ini awalnya dibangun sebagai tari dan tempat hiburan untuk pertemuan sosial dan pada tahun 1955 itu menjadi tuan rumah konferensi Asia-Afrika pertama. Setelah 25 tahun konferensi di Maret 1980, gedung ini diresmikan sebagai Museum Konperensi Asia-Afrika.

9. Kampung Gajah di 'desa gajah Inggris berarti, meskipun ironisnya orang tidak dapat menemukan seekor gajah di dekat. Ini adalah sebuah taman hiburan yang bagus dengan banyak kegiatan menyenangkan untuk dilakukan dan restoran yang indah untuk memenuhi selera.

10. Tiga Warna: Salah satu contoh kecil namun luar biasa dari art deco bangunan, Tiga Warna dibangun pada tahun 1938. Dengan kurva ruang dan bergaya cukup tempat ini adalah harus v untuk semua pecinta seni dan arsitektur.

Dengan begitu banyak tempat untuk dikunjungi, Bandung adalah tujuan liburan yang sempurna, dan wisatawan dapat menginap di salah satu hotel di Bandung untuk menikmati liburan yang tidak terlupakan.


...TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA...SEMOGA TIDAK BOSAN DENGAN ISI BLOG INI...

SEGARKAN MATA - 00.22
MASUKKAN TOMBOL TWEET DISINI

0 komentar:

Poskan Komentar